AI dan Moralitas: Refleksi Etis dalam Filsafat Ilmu Pengetahuan
Abstrak
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di era Society 5.0 memberikan dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, terutama terkait dengan bias algoritma, privasi, autonomi, dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi moral AI melalui pendekatan filsafat ilmu pengetahuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka yang berfokus pada analisis literatur terkait etika dalam perkembangan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam memastikan AI berfungsi dengan etis di era Society 5.0 diperlukan kerangka etis yang komprehensif dan humanis. Pengembangan AI yang bertanggung jawab dan berkelanjutan memerlukan penekanan pada prinsip dasar etika seperti keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab. Teori-teori etika seperti utilitarianisme, deontologi, dan virtue ethics memberikan panduan untuk memastikan bahwa AI digunakan secara adil, inklusif, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan AI yang tidak diiringi pertimbangan etis serta regulasi yang memadai dapat menimbulkan dampak negatif seperti memperburuk ketidaksetaraan sosial, merusak privasi individu, dan mengancam kebebasan pribadi.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Rina Rohayati, Yusuf Tri Herlambang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












