The Backward Design Learning Strategy Based on Literacy and Numeracy for Sociology Academic Ability Tests
Abstrak
Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan penguatan literasi dan numerasi yang krusial, terutama dalam mata pelajaran sosiologi yang menuntut analisis data dan interpretasi fenomena sosial. Tantangan ini diperberat oleh kebutuhan persiapan murid menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), yang menekankan pada kemampuan berpikir kritis dan model soal berbasis literasi numerasi. Penelitian praktik baik ini bertujuan mengimplementasikan strategi Backward design yang terintegrasi literasi dan numerasi untuk meningkatkan kesiapan murid kelas XII SMAN 7 Yogyakarta dalam menghadapi TKA Sosiologi. Strategi ini dilaksanakan melalui tiga tahap: 1) Mengidentifikasi hasil yang diinginkan (memahami bentuk soal TKA); 2) Menentukan bukti pencapaian (asesmen formatif, sumatif, dan Try Out/TO eksternal); dan 3) Merancang pengalaman belajar (pembelajaran berdiferensiasi dan aktivitas inovatif seperti "Bowling Litnum" dan pembuatan soal TKA mandiri oleh murid). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek 70 murid kelas XII yang memilih mata pelajaran sosiologi. Hasil praktik baik menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok murid eligible SNBP, dengan rata-rata nilai asesmen sumatif dan TO TKA mencapai 75–78 (memenuhi target keberhasilan ≥75). Namun, capaian rata-rata secara keseluruhan masih di bawah target karena perbedaan motivasi antara murid eligible dan non-eligible. Kesimpulan menunjukkan bahwa Backward design efektif meningkatkan hasil belajar pada kelompok termotivasi dan berhasil mengintegrasikan literasi-numerasi dalam pembelajaran sosiologi, serta menciptakan evidence-based practice yang dapat ditransfer. Faktor keberhasilan utama adalah sinkronisasi kisi-kisi TKA dan kolaborasi eksternal.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2025 Andhy Surya Hapsara, Lutfi Efendi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












