Manajemen Sarana Prasarana SMK BLUD di Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstrak
Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan komponen kunci dalam menunjang mutu proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama pada SMK yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen sarana dan prasarana pendidikan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis strategi penyelesaiannya pada SMK BLUD di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SMK Negeri 1 Sewon, SMK Negeri 2 Pengasih, dan SMK Negeri 3 Wonosari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di SMK BLUD telah dilaksanakan secara terencana dan sistematis sesuai dengan petunjuk teknis Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, yang mencakup tahap perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemanfaatan, hingga penghapusan. Keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam tahap perencanaan menjadi faktor strategis dalam memastikan kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja. Adapun kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan spesifikasi peralatan akibat regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), belum optimalnya peran industri pada beberapa program keahlian, serta prosedur penghapusan aset yang memerlukan waktu relatif lama. Sekolah menyikapi kendala tersebut dengan memperkuat kemitraan industri, menyeleksi penyedia barang yang sesuai regulasi, serta mengoptimalkan pengelolaan ruang penyimpanan sementara.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Sukarman Sukarman, Maria Dominika Niron

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












