Enhancing Preschooler's Spoken Narrative Skills Through Student-Teacher Interactions at Singapore Intercultural School Semarang
Abstrak
Harapan terhadap pendidikan prasekolah telah meningkat secara signifikan, dengan penekanan pada pengembangan holistik anak dan keterampilan bahasa. Orang tua semakin mengutamakan penguasaan bahasa, sementara guru prasekolah berupaya mengintegrasikan keterampilan abad ke-21 sambil tetap memperhatikan perkembangan anak secara menyeluruh. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dalam membangun hubungan positif dengan siswa, yang berdampak besar pada motivasi dan perkembangan mereka. Studi ini meneliti signifikansi interaksi positif antara guru dan siswa dalam empat aspek utama: interaksi guru-anak, dukungan emosional, dukungan instruksional, dan manajemen kelas. Selain itu, penelitian ini secara khusus menganalisis pengaruh interaksi tersebut terhadap kemampuan narasi lisan anak prasekolah. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru, dan analisis dokumen, yang melibatkan 14 anak dari Kindergarten 2 di SIS Semarang Preschool. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi yang mendukung dapat meningkatkan kemampuan berbicara dan kepercayaan diri anak, serta berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan emosional mereka. Terdapat tiga anak yang mengalami kesulitan dalam bahasa, sedangkan sebelas anak lainnya memerlukan pengayaan kosakata. Temuan dari studi ini merekomendasikan agar pendidik anak usia dini mengembangkan strategi untuk menciptakan hubungan positif dan lingkungan yang mendukung perkembangan mental, sosial, dan emosional anak.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2025 Yuniar Chrismonia Caesar, Puji Astuti, Hendi Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

