Urgensi Uzlah dalam Realita Kehidupan Modern Sebagai Benteng Keimanan bagi Peserta Didik
Abstrak
Perkembangan kehidupan modern saat ini yang ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi, globalisasi budaya, serta dominasi materialisme dan hedonisme telah menimbulkan berbagai persoalan spiritual dan moral dalam kehidupan manusia modern saat ini. Kondisi tersebut berimplikasi pada melemahnya orientasi keimanan, degradasi akhlak, serta meningkatnya sikap individualisme dan pragmatisme. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi konsep uzlah dalam menghadapi realitas kehidupan modern dewasa ini, serta relevansinya dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research), melalui kajian literatur terhadap kitab-kitab tasawuf klasik, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menggali makna, nilai, dan implementasi uzlah secara kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa uzlah tidak dimaknai sebagai pengasingan diri secara total dari kehidupan sosial, melainkan sebagai upaya pengendalian diri, penjagaan hati, selektivitas pergaulan, serta penguatan kesadaran spiritual di tengah kehidupan modern. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, uzlah memiliki implikasi strategis sebagai landasan pembinaan spiritual dan penguatan akhlak peserta didik agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya. Dengan demikian, uzlah tetap relevan sebagai pendekatan spiritual dan edukatif dalam menjawab krisis moral dan spiritual masyarakat modern.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Eny Apri Winarni, Hajam, Mumun Munawaroh, Moh Ali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












