Urgensi Uzlah dalam Realita Kehidupan Modern Sebagai Benteng Keimanan bagi Peserta Didik

  • Eny Apri Winarni Universitan Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia
  • Hajam Hajam Universitan Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia
  • Mumun Munawaroh Universitan Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia
  • Moh Ali Universitan Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia

Abstrak

Perkembangan kehidupan modern saat ini yang ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi, globalisasi budaya, serta dominasi materialisme dan hedonisme telah menimbulkan berbagai persoalan spiritual dan moral dalam kehidupan manusia modern saat ini. Kondisi tersebut berimplikasi pada melemahnya orientasi keimanan, degradasi akhlak, serta meningkatnya sikap individualisme dan pragmatisme. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi konsep uzlah dalam menghadapi realitas kehidupan modern dewasa ini, serta relevansinya dalam konteks Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research), melalui kajian literatur terhadap kitab-kitab tasawuf klasik, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menggali makna, nilai, dan implementasi uzlah secara kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa uzlah tidak dimaknai sebagai pengasingan diri secara total dari kehidupan sosial, melainkan sebagai upaya pengendalian diri, penjagaan hati, selektivitas pergaulan, serta penguatan kesadaran spiritual di tengah kehidupan modern. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, uzlah memiliki implikasi strategis sebagai landasan pembinaan spiritual dan penguatan akhlak peserta didik agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya. Dengan demikian, uzlah tetap relevan sebagai pendekatan spiritual dan edukatif dalam menjawab krisis moral dan spiritual masyarakat modern.

Kata Kunci: uzlah, kehidupan modern, Pendidikan Agama Islam

Data Unduhan PDF

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Eny Apri Winarni, Universitan Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat

Mahasiswa program Magister Pendidikan Agama Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Penulis saat ini berprofesi sebagai pendidik mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 7 Yogyakarta.

Diterbitkan
2026-03-31
Bagaimana cara mengutip:
Winarni, E. A., Hajam, H., Munawaroh, M., & Ali, M. (2026). Urgensi Uzlah dalam Realita Kehidupan Modern Sebagai Benteng Keimanan bagi Peserta Didik. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3), 2464-2471. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2339
Bagian
Tinjauan Pustaka
Abstrak viewed: 37 times
PDF downloaded: 6 times

Referensi

Andika. (2022). Agama dan perkembangan teknologi di era modern. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 2(2), 108-109. https://doi.org/10.22373/arj.v2i2.12556

Apriwinarni, E. (2026). Pengaruh Pendidikan Uzlah dan Pendidikan Mahabah terhadap Peningkatan Sikap Zuhud di Pondok Mahdiyah Bukit Lebah Ciater Subang, Tidak dipublikasikan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 14-25.

Hamka. (2017). Renungan tasawuf. Republika, 1(1), 22-26. https://books.google.co.id/books/about/RENUNGAN_TASAWUF.html?id=pyzdDwAAQBAJ&redir_esc=y

Hasibuan, A. (2015). Transformasi uzlah dalam kehidupan modern. HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam, 2(1), 92–103. https://repo.uinsyahada.ac.id/268/1/Armyn%20Hasibuan.pdf

Jaenuri. (2023). Kontekstualisasi Uzlah Di Tengah Masyarakat Modern (Telaah Kitab Kifayah Al-Atqiya Karya Sayid Bakr Al Makky). An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 1(2), 81-94. https://doi.org/10.37758/kqzpp840.

Khoiri, I. (2021). Uzlah Perspektif Ibnu 'Athaillah al-Sakandari. Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, 1(3), 114–128. https://doi.org/10.15575/jpiu.12862.

Mauludi & Hasan, I. (2023). Konsep Uzlah Menurut Imam Nawawi Al-Bantani. Gunung Djati Conference Series, 24, 148–60. https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/1451

Khoirudin, A. M. (2016). Peran tasawuf dalam kehidupan masyarakat modern. Jurnal Pemikiran Keislaman, 27(1), 113-115. https://doi.org/10.33367/tribakti.v27i1.261.

Purwanto & Ghazali, I. (2016). Ihya’ ’ulumuddin : menghidupkan ilmu-ilmu agama (1). Penerbit Marja. Ilmu kalam aqaid.

Hidayat, F. T., Mashury, L. S., & Fikria, M. (2023). Konsep Al-Uzlah Pada Kisah Ashabul Al-Kahfi Pendekatan Tafsir Maqasid Al-Qur’an Pandangan Ibnu Āsyūr. Mozaik: Islam Nusantara, 9(1), 55-68. https://doi.org/10.47776/mozaic.v9i1.656

Zandro, A. (2024). Agama sebagai Religiositas Masyarakat dalam Dunia Kehidupan Modern: Studi Kolaburatif Antropologi Agama dan Pandangan Filosofis Habermas Tentang Agama. Perspektif: Jurnal Agama dan Kebudayaan, 19(1), 49–65. https://doi.org/10.69621/jpf.v19i1.215.