Strategi Station Rotation untuk Meningkatkan Keterampilan 6C Peserta Didik pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Kimia Analisis
Abstrak
Kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi di abad ke-21 menuntut setiap orang memiliki keterampilan yang bisa diterapkan di tempat kerja di samping kemampuan akademis. Keteramplan ini disebut sebagai "6C", kompetensi abad ke-21 yang mencakup kolaborasi, berpikir kritis, komunikasi, budaya, kreativitas, serta konektivitas. Ada 36 siswa di kelas X Konsentrasi Keahlian Analisis Pengujian Laboratorium (APL) berpartisipasi dalam 2 siklus aplikasi kualitatif studi yang menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) McTaggart serta Kemmis. Tes, observasi, evaluasi produk, serta refleksi kelompok digunakan untuk menghimpun data, lalu dinilai secara statistik, deskriptif, serta kualitatif. Temuan studi memperlihatkan kenaikan yang signifikan pada keterampilan 6C dari kategori cukup (rata-rata 3,01) pada siklus I menjadi baik (rata-rata 3,38) pada siklus II, pada komponen berpikir kritis serta komunikasi memperlihatkan kenaikan paling besar yakni 0,52 poin. Ketuntasan belajar klasikal menggapai melampaui 95% dan kualitas produk berupa infografis naik dari segi kreativitas serta pemahaman konsep. Hasil penelitian ini melaporkan penerapan strategi pembelajaran rotasi stasiun efektif menaikkan keterampilan 6C dan membuat pembelajaran lebih aktif, kolaboratif, dan kontekstual di SMK.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Wulaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












