Paradoks Digital: Pengaruh ChatGPT dan Keaktifan Akademik terhadap Produktivitas Publikasi Mahasiswa Pascasarjana PAI
Abstrak
Fenomena penggunaan Artificial Intelligence (AI) khususnya Chat Generative Pre-trained Transformer (ChatGPT) di kalangan mahasiswa pascasarjana semakin masif, namun dampaknya terhadap kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah masih menjadi perdebatan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan ChatGPT dan keaktifan akademik terhadap produktivitas publikasi ilmiah mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam di Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan dari 66 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menyingkap sebuah paradoks digital, di mana pemanfaatan ChatGPT berpengaruh signifikan namun negatif terhadap produktivitas publikasi (Sig. 0,017; koefisien -0,423). Hal ini mengindikasikan bahwa ketergantungan teknologi tanpa filtrasi mereduksi orisinalitas riset. Sebaliknya, keaktifan akademik berpengaruh positif signifikan (Sig. 0,001; koefisien 0,649) dan menjadi determinan utama keberhasilan akademik. Secara simultan, kedua variabel berkontribusi sebesar 17,8% terhadap produktivitas. Simpulan penelitian menegaskan bahwa tingginya adopsi teknologi AI harus diimbangi dengan integritas akademik dan prinsip muraqabah (pengawasan diri) agar tidak terjebak dalam kemalasan kognitif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi etis penggunaan AI di perguruan tinggi untuk menjaga mutu karya ilmiah.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Mahfudz Khudhori

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












