Pengembangan Bahan Ajar PAI melalui KKG untuk Kreativitas Guru dan Literasi Digital di Kabupaten Solok

  • Hanesty Faradila Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kota Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia
  • Kartimi Kartimi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kota Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia
  • Siti Maryam Munjiat Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kota Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia
  • Moh Ali Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kota Cirebon, Jawa Barat,  Indonesia

Abstrak

Pengembangan bahan ajar digital menjadi kebutuhan penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mengingat masih terbatasnya pemanfaatan media digital oleh guru serta rendahnya kreativitas dan literasi digital dalam perancangan pembelajaran. Program Kelompok Kerja Guru (KKG) Kubung Educators hadir sebagai wadah kolaboratif yang berpotensi mendukung pengembangan profesional guru PAI berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik, proses pengembangan, tingkat kepraktisan, serta efektivitas bahan ajar PAI digital dalam meningkatkan kreativitas dan literasi digital guru di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan tes, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif dan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar PAI digital berada pada kategori sangat menarik dengan tingkat kepraktisan sebesar 94,25%. Uji efektivitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 pada variabel kreativitas guru dan 0,001 pada variabel literasi digital, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar PAI digital efektif meningkatkan kreativitas dan literasi digital guru. Produk yang dikembangkan juga telah disosialisasikan dan direkomendasikan oleh AGPAI, sehingga berpotensi diterapkan secara berkelanjutan dan diperluas ke wilayah lain.

Kata Kunci: bahan ajar PAI digital, KKG Kubung Educators, kreativitas guru, literasi digital

Data Unduhan PDF

Data unduhan belum tersedia.
Diterbitkan
2026-09-18
Bagaimana cara mengutip:
Faradila, H., Kartimi, K., Munjiat, S. M., & Ali, M. (2026). Pengembangan Bahan Ajar PAI melalui KKG untuk Kreativitas Guru dan Literasi Digital di Kabupaten Solok. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 11(1). https://doi.org/10.51169/ideguru.v11i1.2279
Bagian
Praktik Terbaik
Abstrak viewed: 2 times
PDF downloaded: 0 times

Referensi

Abel, J., Smith, R., & Turner, L. (2022). Integrating digital technology to enhance learning experiences in secondary education. Journal of Educational Technology Research, 15(2), 145–158.

Agustina, Dwi. (2023). Bagaimana literasi digital calon guru di Yogyakarta: Sebuah tinjauan fenomenologi di era digital. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian, dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 10(3), 1–15. https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v1i3.46658

Al-Sindi, H., Alshammari, M., & Alharbi, S. (2023). Teachers’ digital competencies and instructional adaptation in the digital era. International Journal of Educational Technology, 10(1), 22–35.

Graham, C. R., Borup, J., & Smith, N. B. (2023). Digital learning design for complex concept understanding. Educational Technology & Society, 26(1), 87–99.

Kosasih, E. (2021). Pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Lady, S., Putra, R., & Wahyuni, D. (2021). Digital learning materials and students’ independent learning skills. Journal of Learning Innovation, 7(2), 101–110.

Liu, Y., Geertshuis, S., & Grainger, R. (2022). Understanding teachers’ digital literacy development. Computers & Education, 176, 104352. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104352

Mailizar, M., & Fan, L. (2020). Indonesian teachers’ knowledge of ICT and the challenges of integrating technology in classrooms. Education and Information Technologies, 25(3), 1747–1762. https://doi.org/10.1007/s10639-019-10066-1

Maghfiroh, L., & Arifin, Z. (2021). Kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 28(1), 45–54.

Maulidina, A., & Prastiwi, L. D. (2025). Pengembangan bahan ajar open ended terintegrasi kearifan lokal Bangkalan untuk meningkatkan penalaran matematis dan literasi budaya. KPD: Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 4(3), 161–171. https://doi.org/10.33578/kpd.v4i3.294

Nurazmi, N., Riskawati, R., & Yusal, Y. (2025). Design and validation of Doodly-based physics teaching materials to enhance teachers’ digital competencies. Unnes Science Education Journal, 14(2), 379–390. https://doi.org/10.15294/usej.v13i1.26416

Nurdiyanto, Wulandari, R., Jamal, Karman, & Maslani. (2024). Pengembangan bahan ajar non cetak pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3). https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.930

Nurini, N. (2025). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Sinergi Teknologi dan Inkuiri Kolaboratif pada Pembelajaran Mendalam. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3), 2011-2018. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2178

Ponza, P. J., Jampel, I. N., & Sudarma, I. K. (2018). Pengembangan bahan ajar digital dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 15(2), 123–132.

Prasetyo, A., & Hamami, T. (2020). Pengembangan bahan ajar sebagai inovasi pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(1), 33–41.

Plucker, J. A., & Peters, S. J. (2020). Excellence gaps in education: Expanding opportunities for talented students. Harvard Education Press.

Runco, M. A., & Jaeger, G. J. (2012). The standard definition of creativity. Creativity research journal, 24(1), 92-96.

Rohmah, N. (2019). Profesionalisme guru dalam Undang-Undang Guru dan Dosen. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 117–128.

Smaragdina, A. A., Kustandi, C., & Darmawan, D. (2020). Digital teaching materials development to support interactive learning. Journal of Educational Multimedia, 5(1), 1–10.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D, dan penelitian tindakan). Alfabeta.

Susanto, A. (2014). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana.

Susilawati, S., & Khaira, H. (2021). Transformasi pembelajaran di era revolusi industri 4.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(2), 134–145.

Suardipa, I. P. (2019). Kajian creative thinking matematis dalam inovasi pembelajaran. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, Vol. 3, No. 2, 15–22.

Syahputra, E. (2018). Pembelajaran abad 21 dan penerapannya di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 1(1), 127–134.

Tondeur, J., van Braak, J., Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. (2017). Understanding the relationship between teachers’ pedagogical beliefs and technology use in education. Educational Technology Research and Development, 65(3), 555–575. https://doi.org/10.1007/s11423-016-9481-2