Ulam Panjo: Program Peningkatan Kesehatan Mental Siswa untuk mewujudkan Kesiapan Belajar

  • Nugroho Wibowo SMK Negeri 1 Girisubo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta,  Indonesia

Abstrak

Kesehatan mental sangat memengaruhi kesiapan belajar, kesehatan mental yang baik menjadi fondasi bagi siswa untuk mengelola tekanan, menyerap materi, dan membangun kepercayaan diri untuk mencapai tujuan belajar. Satu dari tiga remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, dua gangguan mental yang paling tinggi yaitu gangguan kecemasan (anxiety) dan gangguan depresi. Artikel ini bertujuan untuk memberi gambaran pengelolaan kesehatan mental siswa melalui program Ulam Panjo (Unit layanan Murid untuk Peningkatan Kesehatan Jiwa). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan telaah pustaka, melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Girisubo. Hasil penerapan program Ulam Panjo berdampak positif pada siswa yang mengalami gangguan kesehatan mental. Disimpulkan bahwa tahapan pelaksanaan program Ulam Panjo terdiri dari tiga tahap yaitu: penggalian data, analisis dan menjaga kondisi kesehatan mental siswa. Faktor pendukung dalam program ini adalah peran serta aktif dari Puskesmas dan Koramil dalam pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh sekolah, sedangkan faktor penghambatnya adalah tidak terbukanya orangtua siswa yang mempunyai masalah kesehatan mental dan tidak semua siswa yang mengalami gangguan kesehatan mental merasa terbuka dan mau berkomunikasi dengan guru BK.

Kata Kunci: ulam panjo, kesehatan mental, kesiapan belajar

Data Unduhan PDF

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Nugroho Wibowo, SMK Negeri 1 Girisubo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Nugroho Wibowo, S.Pd., M.Pd. Bertugas sebagai guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di SMK Negeri 1 Girisubo Kabupaten Gunungkidul D.I. Yogyakarta.

Diterbitkan
2025-12-12
Bagaimana cara mengutip:
Wibowo, N. (2025). Ulam Panjo: Program Peningkatan Kesehatan Mental Siswa untuk mewujudkan Kesiapan Belajar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3), 2019-2025. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2200
Bagian
Praktik Terbaik
Abstrak viewed: 371 times
PDF downloaded: 123 times

Referensi

Marianty, D., Annisa Hidayati, A., & Widodo P.B. (2025). Peran Guru dan Upaya Sekolah Dalam Menangani Kesehatan Mental Siswa di Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis, https://doi.org/10.22373/fjpa.v3i1.587

Fatimah, A.N., Shohib, M.W.,& Chehdimae, H. (2025). Pengaruh Kesadaran Diri, Kestabilan Emosi, dan Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA Muhammadiyah, Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1395-1401. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1830

Fatrisia, I.,& Pramono D. (2024). Implementasi Program Home Visit dalam Meningkatkan Kesadaran Pendidikan Masyarakat Pesisir Panjang (Studi Kasus di SMA Negeri 2 Pekalongan), Jurnal Ideas, 10(4). https://doi.org /10.32884/ideas.v10i4.1903

Febriyanti, I. & Murdiono, M. (2016) Efektifitas Penggunaan Media Poster Terhadap Minat dan Prestasi Belajar Peserta Didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum https://journal.student.uny.ac.id/agora/article/download/2126/3430

Gloriabarus, (24 Oktober 2022) Hasil Survei I-NAMHS: Satu dari Tiga Remaja Indonesia Memiliki Masalah Kesehatan Mental. https://ugm.ac.id/

Irmayati, I., Hermansah, H., Nulhakim, L., & Fatimah, A. (2025). Studi Analisis Komparasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Sekolah Dasar di Indonesia, Singapura, dan Jepang. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1292-1300. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1805

Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2022. https://www.bps.go.id/

Kemenkes (28 November 2024) Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja dan Cara Menghadapinya. https://ayosehat.kemkes.go.id/

Lestari, & Rista, N. (2023). Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Efektifitas Belajar Siswa Kelas VIII Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 20 Bekasi, Research and Development Journal Of Education 9 (2),881 – 888. http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v9i2.19297

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Nurochim, (2020). Optimalisasi Program Usaha Kesehatan Sekolah untuk Kesehatan Mental Siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(3), 184-190. https://doi.org/10.29210/141400

Putri, N.H.E. (19 Mei 2025) Bulan Kesehatan Mental Pentingkah Menjaga Kesehatan Mental Bagi Remaja. https://rsa.ugm.ac.id/

Salamah, Fauziah, P.Y.,& Wibawa, L. (2024). Peran Orang Tua Terhadap Kesehatan Mental Anak Di Era Generasi Z. Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan 8(1). 179-187. https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/article/download/57495/26208

Sugiyono, (2023). Metode Penelitian Studi Kasus (Pendekatan: Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi). Bandung: Alfa Beta

Urang, Y.S., & Widodo, P.B.(2025) Strategi Sekolah dalam Menangani Gangguan Kesehatan Mental Siswa: Peran Guru sebagai Jembatan Dukungan. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 4(3). https://doi.org/10.26858/jtm.v4i3.67332