Tren Pendekatan Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Periode 2020-2025
Abstrak
Pendidikan matematika di Sekolah Dasar (SD) berperan penting dalam membentuk kemampuan kognitif, berpikir kritis, dan literasi numerasi siswa, namun berbagai laporan menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa Indonesia masih relatif rendah, termasuk temuan Programme for International Student Assessment (PISA) 2023 yang menempatkan mayoritas siswa pada level literasi numerasi rendah. Kondisi ini mengindikasikan perlunya inovasi pembelajaran yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka. Artikel ini bertujuan memetakan tren implementasi dan efektivitas empat pendekatan pembelajaran matematika di SD selama periode 2020–2025, yaitu Pembelajaran Matematika Realistik (PMR), Culturally Responsive Teaching (CRT), pembelajaran berdiferensiasi, dan pembelajaran mendalam (deep learning). Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA melalui penelusuran artikel pada Google Scholar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa keempat pendekatan berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar, keterlibatan siswa, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Meskipun tidak ada pendekatan yang paling unggul secara absolut, integrasi antarpendekatan berpotensi menghasilkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Nurhasanah Nurhasanah, Budiyono Budiyono, Nuni Widiarti, Arif Widiyatmoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












