Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Satuan Pendidikan untuk Mewujudkan Inklusi yang Memuliakan dengan Sirami Tamanmu
Abstrak
Rapor pendidikan SMAN 1 Pengasih iklim inklusifitas pada tahun 2023 dengan skor 59,19 , tahun 2024 dengan skor nilai 69,97, meningkat, pada tahun 2025 dengan skor 67, mengalami penurunan. Layanan disabilitas tahun 2023 nilai 71,3, pada tahun 2024 dengan skor 70,68, mengalami penurunan, di Tahun 2025 dengan skor 61, tiga tahun terakhir turun. Sedangkan sikap terhadap disabilitas pada tahun 2023 skor 58,62 , tahun 2024 skor 70,95, dan tahun 2025 skor 69, 08, mengalami penurunan. Tahun 2025 sekolah diamanahi 6 siswa inklusi, namun satuan pendidikan belum optimal dalam memberikan pelayanan : guru pendamping, sarana prasarana dan layanan pembelajarannya. Tujuan dari praktik baik : 1) Pemenuhan kebutuhan jumlah pendamping inklusi, 2) Peningkatan sarana prasarana utamanya akses inklusi, 3) Pelayanan pembelajaran Inklusi. Dalam rangka optimalisasi melayani dan memuliakan, maka kepala sekolah mengadakan program SIRAMI TAMANMU akronim dari Satuan Pendidikan Ramah Inklusi Smapta Melayani dan Memuliakan. Langkah dalam pemenuhan agar iklim inklusifitas, layanan disabilitas dan sikap terhadap disabilitas optimal, maka diadakan jumlah guru pendamping melalui pendidikan dan pelatihan sebelumnya 2 orang menjadi 3 orang dan pengimbasan kepada guru-guru yang lain, sarana prasarana semula sudah ada kursi roda 1 menjadi 2, penambahan kamar mandi inklusi, 1 turunan langsam, 2 titik drop inklusi, 1 titik parkir inklusi dan layanan pembelajaran di sebar dengan kelas reguler. Kemitraan dengan SLB PGRI Minggir terkait dengan Inklusi. Siswa inklusi dampaknya berprestasi baik akademik maupun olahraga sampai Tingkat DIY.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2025 Eko Mulyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












