Pengembangan Model SMART dalam PjBL untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Akhlakul Karimah
Abstrak
Rendahnya kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah berbasis proyek, termasuk Mata Kuliah Akhlakul Karimah, menjadi tantangan dalam pendidikan tinggi abad ke-21 yang menuntut keterampilan self-directed learning, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola riset secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran SMART (Self-Managed Active Research Task) dalam kerangka Project-Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) melalui tahapan analisis kebutuhan, desain model, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi. Instrumen pengumpulan data mencakup angket kemandirian belajar, observasi, wawancara, tes, serta refleksi mahasiswa, dengan analisis kuantitatif (uji-t berpasangan, N-Gain) dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SMART memperoleh validasi ahli dengan kategori sangat layak (88,7%), serta secara signifikan meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa dengan rata-rata skor pre-test 62,5 menjadi post-test 82,4, disertai N-Gain sebesar 0,52 (kategori sedang menuju tinggi) dan p-value < 0,05. Mahasiswa juga merespon positif penerapan model dengan peningkatan pada aspek inisiatif, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Dengan demikian, model SMART dalam PjBL terbukti efektif membangun kemandirian belajar sekaligus mendukung kompetensi abad ke-21. Prospeknya, model ini berpotensi diadaptasi pada mata kuliah lain maupun jenjang pendidikan yang lebih luas dengan dukungan integrasi teknologi digital untuk memperkuat efektivitasnya.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Rendy Yudha Pratama, Amir Syaifurrohman, Desi Permata Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












