Habituasi dan Perilaku Sosial Pelajar di Daerah Prostitusi Tegal Panas Kabupaten Semarang

  • Andwian Ody Prayoga Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah,  Indonesia
  • Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah,  Indonesia

Abstrak

Prostitusi merupakan masalah sosial yang berdampak bagi semua bidang kehidupan. Pelajar yang hidup di daerah prostitusi Tegal Panas terdistraksi perilaku negatif sehingga moralitasnya tidak berkembangan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan habitus dan perilaku sosial pelajar yang hidup di daerah Prostitusi Tegal Panas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitus pelajar dipengaruhi oleh pemberlakukan aturan-aturan di lingkungan keluarga, namun pergaulan dengan remaja dan orang dewasa tidak dapat dihindari sehingga juga mempengaruhi kebiasaan mereka. Perilaku sosial pelajar lebih terarah daripada anak remaja yang tidak melanjukan sekolah karena mereka menghabiskan waktu di sekolah, namun juga terdapat beberapa pelajar yang memiliki perilaku sosial yang menyimpang seperti berbicara kasar, merokok, mencicipi minuman keras, sampai melakukan seks bebas dan hamil di luar nikah. Penelitian ini menyarankan agar orang tua dan lembaga sosial terkait melakukan upaya penguatan moral bagi anak remaja yang hidup di daerah rentan, seperti daerah prostitusi.

Kata Kunci: habituasi, moral, pelajar, prostitusi, remaja

Data Unduhan PDF

Data unduhan belum tersedia.
Diterbitkan
2025-11-17
Bagaimana cara mengutip:
Prayoga, A. O., & Prajanti, S. D. W. (2025). Habituasi dan Perilaku Sosial Pelajar di Daerah Prostitusi Tegal Panas Kabupaten Semarang. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3), 1968-1976. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2116
Bagian
Artikel Penelitian
Abstrak viewed: 192 times
PDF downloaded: 65 times

Referensi

Anwar, H. K., Martunis, & Fajriani. (2019). Analisis Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Pergaulan Bebas pada Remaja di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Konseling, 4(2), 1-9. https://jim.usk.ac.id/pbk/article/view/10065.

Aulia, N., Nurdiyana., & Hadi, S. (2022). Pengaruh Media Sosial Terhapa Perilaku Sosial Siswa. Journal of Education and Culture, 2(1), 64-70. https://doi.org/10.58707/jec.v2i1.176

Balangi, S. S., Mas, S. R., Masaong, A. K. (2023). Program Habituasi dalam Penguatan Karakter Siswa di SMA Negeri 4 Gorontalo. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(1), 243-252. http://dx.doi.org/10.37905/aksara.9.1.243-252.2023.

Darmiany. (2021). Ketrampilan Sosial: Modal Dasar Remaja Bersosialisasi di Era Global. Mataram: Sanabil. (https://eprints.unram.ac.id/30854/2/C2.%20Buku%20Referensi%20FullBook_Keterampilan%20Sosial-UNRAM.pdf)

Fatu, S., Gideon., Manik, N. D. Y. (2022). Dampak Pergaulan Bebas di Kalangan Pelajar: Studi Kasus di Desa Toineke Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 103-116. https://doi.org/10.46362/servire.v2i1.97

Fauzi, A. R. (2016). Dampak Sosial Prostitusi terhadap Kehidupan Masyarakat di Lingkungan Tretes Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan dan Implikasinya dalam Pendidikan IPS DI SMP/MTs. Academia.edui. https://sl1nk.com/iBQXD

Framanta, G. M. (2020). Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Kepribadian Anak. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2(1), 126-129. https://doi.org/10.31004/jpdk.v2i1.654 .

Handayani, F. (2019). Pengaruh Lingkungan Tempat Tinggal terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, 2(3), 101-108. http://portaluniversitasquality.ac.id:55555/305/

Harahap, E. (2023). Peran Lingkungan Sosial Masyarakat dalam Pembentukan Karakter Belajar Peserta Didik di MIN 2 Padangsidimpuan. Jurnal Dirasatul Ibtidaiyah, 3(1), 46-58. https://doi.org/10.24952/ibtidaiyah.v3i1.8404.

Harker, R., Mahar, C., Wilkes, C. (1990). (Habitus X Modal) + arena = praktik, Pengantar Pemikiran Bourdieu Terlengkap. Yogyakarta: Jalansutra.

Hurlock, E. (1999). Psikologi perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Ichwani, R. F., Husodo, B. T., Kusumawati, A. (2019). Peran Teman Sebaya, Orang Tua dan Lingkungan Sekitar Lokalisasi Tegal Panas pada Praktik Pacaran Remaja Awal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 1-4, http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm.

Jacky, M. (2015). Sosiologi Konsep, Teori, dan Metode. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Kalsum, Y. (2017). Penyimpangan Seksual Remaja di Lingkungan Prostitusi di Desa Maospati Kabupaten Magetan. Jurnal Paradigma, 5(1), 1-6. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/18168

Kholifah, S., & Nurnazmi. (2023). Anatomi Teori Pirre Bourdieu pada Sosiologi Postmodern. EDU SOCIATA: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(2), 1308-1321, https://doi.org/10.33627/es.v6i2.1657.

Lutfya, Z., Yulianti, I., & Yarni, L. (2024). Perkembangan Moral Remaja. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 108-119. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i3.2851 .

Moeloeng, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.

Nabila, S., & Desmon, D. (2022). Pengaruh Lingkungan terhadap Perkembangan Anak. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, 4(3), 66-73. http://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/zonapsikol.

Nasir, A., Nurjana, Shah, K., Sirodj, R. A., Afgani, W. M. (2023). Pendekatan Fenomenologi dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal of Social Science Research, 3(5), 4445-4451. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5224/3798.

Novenanto, A. (2018). Habitus: Sebuah Perasaan atas Tempat. Jurnal Kajian Ruang Sosial Budaya, 1(2), 153-159. https://DOI:10.21776/ub.sosiologi.jkrsb.2018.001.2.03

Putra, A. W. (2020). Membangun Moral dan Karakter Anak Usia Dini. Bayfa Cendikia Indonesia.

Rahayu, F. S., Kristiani, L., Wersemetawar, S. F. (2021). Dampak Media Sosial terhadap Perilaku Sosial Remaja di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 3(1), 39-46. https://doi.org/10.29407/inotek.v3i1.511

Ritzer, G. (2017). Teori Sosiologi: dari Teori Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Sosiologi Postmodern. Bantul: Kreasi Wacana.

Santrock, J. W. (2003). Adolesence: Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

Utami, N. A. W., Suwartiningsih, S., Krisnawati, E. (2023). Pola Komunikasi Orang Tua dalam Mengarahkan Pergaulan Anak di Desa Lokalisasi Bandungan Kabupaten Semarang. Jurnal Impresi Indonesia (JII), 2(11), 1122-1129, https://rivierapublishing.id/JII/index.php/jii/index

Vini, D. Y., Soetrisnaadisendjaja, D., Widiansyah, S. (2022). Habituasi Remaja Pecandu Narkoba pada Yayasan Rehabilitasi Dhira Suman Tritoha. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(1), 41-47. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i1.52417.

Wati, A. (2017). Hubungan Interaksi Sosial dengan Perkembangan Moral pada Remaja di SMA UISU Medan. Jurnal Psikologi Konseling, 10(1), 11-24. https://pdfs.semanticscholar.org/8b0c/c14583e86c1e2ac1943cb7b9ca388c47839f.pdf/1000 .

Yanti, D., dan Restuti, R. (2025). Peran Lingkungan Tempat Tinggal dalam Perkembangan Moral Anak Usia Dini. Jurnal Innovative: Journal of Social Sciences, 5(4), 4943-4953. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.14621