Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Budaya Motif Batik Berbasis Augmented Reality (AR)
Abstrak
Pendidikan inklusif masih menghadapi tantangan dalam penyediaan media pembelajaran yang sesuai bagi siswa dengan kesulitan belajar. Penggunaan metode tradisional yang kurang interaktif sering menghambat keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap konsep yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Augmented Reality (AR) yang diintegrasikan dengan motif batik khas Jawa Tengah. Inovasi ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pemahaman konsep secara visual dan menarik, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya lokal. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan sepuluh tahap, mulai dari pengumpulan informasi hingga penyebaran produk. Subjek penelitian adalah siswa berkesulitan belajar di SMP Negeri 19 Purworejo. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara, kemudian dianalisis dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR bermotif batik berhasil dikembangkan dengan desain sederhana, tampilan interaktif, dan konten yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil uji kelayakan memperoleh skor rata-rata 4,26 (kategori sangat baik), menunjukkan media layak digunakan dari aspek kemudahan akses, tampilan, dan kelengkapan materi. Selain itu, penggunaan media ini terbukti meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa melalui pengalaman belajar interaktif yang menyenangkan serta berkontribusi dalam pelestarian budaya daerah.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Rani Nurhidayah, Suyitno, Nila Kurniasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












