Penguatan Karakter Murid melalui Penerapan Kurikulum Mandiri di Sekolah Guna Mencegah Demoralisasi Murid
Abstrak
Pendidikan karakter di sekolah berperan strategis dalam membentuk kepribadian tanggung pada murid untuk mencegah demoralisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pendidikan karakter dalam mengembangkan pribadi yang tangguh dan beretika, sekaligus mengekplorasi bagaimana integrasi nilai-nilai moral dapat melindungi murid dari dampak demoralisasi. Kurikulum mandiri memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk mengembangkan model pembelajaran yang mendukung penguatan karakter. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka kualitatif dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari buku, jurnal, dan referensi yang kredibel sesuai topik yang diangkat untuk memperkuat informasi yang dikaji. Berdasarkan analisis pustaka, ditemukan bahwa implementasi pendidikan karakter yang efektif dalam kurikulum mandiri mampu meminimalisir dampak demoralisasi murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang efektif tidak hanya membangun kepribadian tangguh, tetapi membantu murid mengembangkan sikap positif. Pendidikan karakter menjadi solusi dalam mencegah krisis moral melalui pembelajaran berbasis kurikulum mandiri. Melalui integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, pengembangan diri, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan, murid mampu menunjukkan perilaku yang lebih bermoral. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam pendidikan karakter dapat mencegah perilaku yang menurunkan moral.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2025 Abdul Holik Maulana, Juntika Nurihsan, Dede Margo Irianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












