Ilmu Pengetahuan dalam Bingkai Konstruksi Sosial: Analisis Perspektif Berger dan Luckmann
Abstrak
Ilmu pengetahuan dalam tradisi umum sering dipandang sebagai kumpulan kebenaran objektif yang berdiri diatas observasi dan eksperimen. Namun, sosiologi pengetahuan menegaskan bahwa ilmu tidak lahir di ruang hampa, melainkan dibentuk oleh proses sosial yang kompleks. Bahwa realitas sosial including pengetahuan ilmiah dikonsultasikan melalui interaksi, institusionalisasi, dan legitimasi, sehingga kebenaran ilmiah pada dasarnya adalah konstruksi sosial yang diakui bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ilmu pengetahuan sebagai konstruksi sosial beberapa perspektif khususnya terkait proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi dalam pembentukan realitas ilmiah. Metode yang dipilih adalah studi literatur yang diperoleh melalui berbagai sumber daring. Studi literatur sendiri dapat dipahami sebagai penjelasan atau deskripsi mengenai karya-karya ilmiah yang relevan dengan topik tertentu. Dalam penelitian ini, literatur yang digunakan bersumber dari buku, artikel, jurnal, dan referensi lain yang relevan untuk mendukung analisis keterkaitan antara ilmu pengetahuan dan perkembangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukan pemikiran para ahli memberikan dasar penting untuk memahami bahwa ilmu pengetahuan bukan hanya memengaruhi kehidupan sosial, melainkan juga dibentuk oleh faktor-faktor sosial di dalamnya. Artinya, pengetahuan ilmiah tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial yang melingkupinya. Relasi timbal balik ini memperlihatkan bagaimana masyarakat dan ilmu pengetahuan saling mengonstruksi sehingga melahirkan bentuk-bentuk realitas yang beragam sesuai dengan ruang dan waktunya. Sehingga penerapan ilmu pengetahuan dalam masyarakat perlu selalu dipahami dalam kerangka sosial yang lebih luas.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Orin Maryati, Yusuf Tri Herlambang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












