The Development TASC-based Classical Guidance through Work Culture to Enhance Vocational Students' Work Readiness

  • Ratmi Kuswati SMKN 2 Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta,  Indonesia
  • Suwarjo Suwarjo Universitas Negeri Yogyakarta, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,  Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bimbingan klasik berbasis budaya kerja, "Thinking Actively in a Social Context" (TASC), untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Studi ini juga menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas model tersebut. Implementasi model bimbingan klasik berbasis budaya kerja TASC, dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan moidel 4D. Subjek penelitian meliputi siswa SMK Negeri 2 Pengasih dan guru bimbingan dan konseling SMK di Kabupaten Kulon Progo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes pretest-posttest, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan klasikal TASC, layak, praktis, dan efektif. Uji coba kelompok besar dengan 30 siswa menunjukkan peningkatan skor kesiapan kerja dari rata-rata 64,47 (pretest) menjadi 82,73 (posttest), dengan N-Gain 0,52 (kategori sedang). Kesimpulannya, model bimbingan klasikal TASC berbasis budaya kerja telah terbukti layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan. Produk akhir, model bimbingan TASC berbasis budaya kerja, dapat digunakan sebagai inovasi dalam layanan bimbingan klasikal untuk memfasilitasi penguatan budaya kerja di sekolah menengah kejuruan.

Kata Kunci: bimbingan klasikal, thinking actively in a social context, budaya kerja, kesiapan kerja

Data Unduhan PDF

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Ratmi Kuswati, SMKN 2 Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Ratmi Kuswati merupakan guru bimbingan dan konseling di SMK N 2 Pengasih, Kulon Progo. Saat ini ia sedang menyelesaikan studi S2 di Universitas Negeri Yogyakarta dengan dosen pembimbing Dr. Suwarjo, M.Si.

Diterbitkan
2026-04-30
Bagaimana cara mengutip:
Kuswati, R., & Suwarjo, S. (2026). The Development TASC-based Classical Guidance through Work Culture to Enhance Vocational Students’ Work Readiness. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3), 2566-2575. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2307
Bagian
Artikel Penelitian
Abstrak viewed: 9 times
PDF (English) downloaded: 0 times

Referensi

Arief, M. (2020). Penguatan Soft Skills untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK. Bandung: Refika Aditama.

Bunyamin, B., Samsudi, S., & Rohman, S. (2022). Soft skill improvement strategy for vocational high school students base on career and 21st century learning oriented. Journal of Vocational and Career Education, 7(1), 65-77. https://journal.unnes.ac.id/nju/jvce/article/view/41103

Cole, M. B. (2024). Group dynamics in occupational therapy: The theoretical basis and practice application of group intervention. Routledge.

Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring: A new area of cognitive–developmental inquiry. American Psychologist, 34(10), 906–911. https://doi.org/10.1037/0003-066X.34.10.906

Nasution, P. E. S., & Siregar, A. (2023). Efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik kelas X Madrasah Aliyah Laboratorium UINSU Medan. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(01), 197-208. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i01.5115

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Lestari, E. S., Hamdani, A., & Permana, E. S. (2016). Penerapan Model Self Design Project Learning dalam Pembelajaran Mesin Frais Lanjut untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 17(2), 123-130. https://doi.org/10.17509/jmee.v3i1.3204

Mariah, S. & Sugandi, M. (2010). Kesenjangan Soft Skills Lulusan SMK Dengan Kebutuhan Tenaga Kerja Di Industri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diakses dari: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/240/1/Siti%20Mariah%20_KESENJANGAN%20SOFT%20SKILLS%20LULUSAN%20SMK.pdf

Maslak, M. A. (2022). Vocational Education in the United States of America (USA): The Case of the United States of America (USA). In Working Adolescents: Rethinking Education For and On the Job (pp. 61-82). Cham: Springer International Publishing.

Masso, M., Sim, J., Halcomb, E., & Thompson, C. (2022). Practice readiness of new graduate nurses and factors influencing practice readiness: A scoping review of reviews. International Journal of Nursing Studies, 129, 104208. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2022.104208

Murwaningsih, T., & Fauziah, M. (2022). The effectiveness of the TASC, CPS, and DI on divergent thinking skill at elementary school in Indonesia. International Journal of Instruction, 15(1), 167-184. https://e-iji.net/ats/index.php/pub/article/view/440

Wahyuningsih, R., Joyoatmojo, S., Wardani, D. K., & Noviani, L. (2025). Work-Integrated Learning to Improve Work Readiness of Vocational Education in School and Madrasah. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(4), 586-602. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v6i4.1928

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Rohm, A. J., Stefl, M., & Ward, N. (2021). Future proof and real-world ready: the role of live project-based learning in students’ skill development. Journal of Marketing Education, 43(2), 204-215. https://doi.org/10.1177/02734753211001409

Schön, D. A. (1983). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Thiagarajan, S. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children. Indiana University: Bloomington.

Widodo, S. F. A., Munadi, S., Harjanto, C. T., Prasetya, T. A., & Muflih, B. K. (2025). Developing soft skills in vocational higher education: A qualitative case study and institutional management model from Indonesian polytechnics. Jurnal Pendidikan Vokasi, 15(2). 126-135. https://doi.org/10.21831/jpv.v15i2.73825

Wiggins, G. (1998). Educative assessment: Designing assessments to inform and improve student performance. Jossey-Bass.

Wijaya, C. (2019). Bimbingan dan Konseling Karier di Sekolah Menengah Kejuruan: Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.