The Development TASC-based Classical Guidance through Work Culture to Enhance Vocational Students' Work Readiness
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bimbingan klasik berbasis budaya kerja, "Thinking Actively in a Social Context" (TASC), untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Studi ini juga menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas model tersebut. Implementasi model bimbingan klasik berbasis budaya kerja TASC, dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan moidel 4D. Subjek penelitian meliputi siswa SMK Negeri 2 Pengasih dan guru bimbingan dan konseling SMK di Kabupaten Kulon Progo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes pretest-posttest, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan klasikal TASC, layak, praktis, dan efektif. Uji coba kelompok besar dengan 30 siswa menunjukkan peningkatan skor kesiapan kerja dari rata-rata 64,47 (pretest) menjadi 82,73 (posttest), dengan N-Gain 0,52 (kategori sedang). Kesimpulannya, model bimbingan klasikal TASC berbasis budaya kerja telah terbukti layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan. Produk akhir, model bimbingan TASC berbasis budaya kerja, dapat digunakan sebagai inovasi dalam layanan bimbingan klasikal untuk memfasilitasi penguatan budaya kerja di sekolah menengah kejuruan.
Data Unduhan PDF
Copyright (c) 2026 Ratmi Kuswati, Suwarjo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:












