Analisis Tari Beksan Golek Menak Rengganis Widaninggar pada Perspektif Etnofisika sebagai Upaya Pelestarian Budaya dalam Pembelajaran
Abstract
Indonesia merupakan negara terluas ke-15 di dunia dengan keragaman
budaya dan tradisinya, termasuk tarian tradisional. Namun, minat generasi
muda terhadap tari tradisional kian menurun, sehingga diperlukan inovasi
untuk dapat menarik minat mereka. Yogyakarta dikenal sebagai kota yang
mempertahankan budaya Jawanya, salah satunya Tari Golek Menak
Rengganis Widaninggar. Di lain hal, Materi fisika merupakan materi
pelajaran yang sering dianggap sulit. Maka, penelitian ini bertujuan
mengidentifikasi penerapan konsep torsi pada tarian tersebut dan
memanfaatkannya sebagai referensi pembelajaran fisika. Metode yang
digunakan adalah penelitian kualitatif melalui observasi, wawancara, dan
studi pustaka. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan, pembersihan,
pengolahan, dan penyajian, lalu divisualisasikan dalam bentuk sketsa
penerapan torsi pada gerakan tari. Hasilnya disajikan dalam media
pembelajaran berbasis website, yaitu Naliven Edu Space. Kesimpulan
penelitian menunjukkan bahwa gerakan pembuka, inti, dan penutup tari ini
mengandung banyak prinsip torsi. Media pembelajaran telah divalidasi ahli
materi, sehingga dapat diintegrasikan ke pembelajaran formal untuk
melestarikan budaya sekaligus meningkatkan pemahaman fisika.
Copyright (c) 2026 Adi Karsa: Jurnal Teknologi Komunikasi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
DOI:



